Data Produksi
18/10/2026 13:42:00
Sandi
34
- Luas panen jagung pipilan pada Januari 2026 sebesar 0,24 juta hektare, mengalami kenaikan sebesar 0,02 juta hektare atau 11,17 persen dibandingkan luas panen pada Januari 2025 yang sebesar 0,22 juta hektare.
- Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada Januari 2026 diperkirakan sebanyak 1,38 juta ton, naik sebanyak 0,14 juta ton atau 11,09 persen dibandingkan pada Januari 2025 yang sebanyak 1,25 juta ton.

- Luas panen jagung pipilan pada Februari 2026 sebesar 0,31 juta hektare, mengalami penurunan sebesar 0,02 juta hektare atau 7,02 persen dibandingkan luas panen pada Februari 2025 yang sebesar 0,33 juta hektare.
- Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada Februari 2026 diperkirakan sebanyak 1,77 juta ton, turun sebanyak 0,09 juta ton atau 4,91 persen dibandingkan pada Februari 2025 yang sebanyak 1,86 juta ton.

- Luas panen jagung pipilan pada Maret 2026 sebesar 0,25 juta hektare, mengalami penurunan sebesar 0,04 juta hektare atau 14,44 persen dibandingkan luas panen pada Maret 2025 yang sebesar 0,29 juta hektare.
- Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada Maret 2026 diperkirakan sebanyak 1,40 juta ton, turun sebanyak 0,23 juta ton atau 14,23 persen dibandingkan pada Maret 2025 yang sebanyak 1,64 juta ton.

- Luas panen jagung pipilan pada April 2026 sebesar 0,24 juta hektare, mengalami kenaikan sebesar 0,01 juta hektare atau 4,90 persen dibandingkan luas panen pada April 2025 yang sebesar 0,23 juta hektare.
- Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada April 2026 sebanyak 1,38 juta ton, naik sebanyak 0,10 juta ton atau 8,15 persen dibandingkan pada April 2025 yang sebanyak 1,27 juta ton.

- Luas panen jagung pipilan pada Mei 2026 sebesar 0,21 juta hektare, mengalami kenaikan sebesar 0,04 juta hektare atau 22,04 persen dibandingkan luas panen pada Mei 2025 yang sebesar 0,17 juta hektare.
- Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada Mei 2026 sebanyak 1,18 juta ton, naik sebanyak 0,20 juta ton atau 19,79 persen dibandingkan pada Mei 2025 yang sebanyak 0,99 juta ton.
